Bupati Kapuas Hulu Hadiri Rakor Kesiapan Panen Raya Jagung Kuartal III

banner 468x60

Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menghadiri rapat koordinasi dalam rangka kesiapan Panen Raya Jagung Kuartal ke-3

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan dari kepala daerah yang telah mendukung program asta cita presiden prabowo, khususnya pelaksanaan panen raya jagung serentak kuartal ke 2. Berdasarkan hasil sampling ujian yang dilakukan BPS produksi jagung dilokasi (Bengkayanh) tersebut cukup tinggi yang secara rata-rata diatas rata-rata panen produksi jagung dengan metode konvensional

“Saya berharap semangat tersebut dapat konsisten dan meningkat dalam menyambut panen raya kuartal 3 dengan tetap mempedomani SOP penanaman jagung migo (Mikroba Google)” harap pipit saat memberikan laporan dan evaluasi di POLDA KALBAR, Senin (23/6/25)

Adapun strategi POLDA KALBAR dalam menyambut panen raya jagung kuartal 3 tahun 2025. Yaitu penguatan dari Hulu, demplot dan pendampingan terintegrasi, inovasi untuk produktivitas, pemasaran dan harga yang pasti, monitoring perluasan area tanam dan mengendalikan kualitas hasil panen.

“Adapun Luas lahan Rencana yang akan di panen pada kuartal ke 3 bulan juli – September, seluas 1.512,64 ha” tuntasnya.

Kehadiran Bupati Kapuas Hulu dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Panen Raya Jagung Kuartal III disambut baik dan penuh harapan oleh masyarakat, khususnya para petani jagung di wilayah tersebut. Masyarakat berharap bahwa perhatian langsung dari pimpinan daerah ini menjadi titik awal dari peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan sektor pertanian jagung sebagai salah satu komoditas unggulan lokal.

Para petani menginginkan agar pemerintah daerah tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi benar-benar menindaklanjuti hasil Rakor tersebut dengan langkah konkret, seperti penyediaan alat dan mesin pertanian, peningkatan kualitas benih, subsidi pupuk, serta akses pasar yang lebih luas dan stabil. Diharapkan Bupati mendorong adanya keterlibatan aktif dari instansi terkait dan pihak swasta untuk menjamin harga jual jagung tetap stabil saat panen raya berlangsung, sehingga petani tidak mengalami kerugian akibat fluktuasi harga pasar.

Selain itu, masyarakat berharap agar pemerintah juga memperhatikan infrastruktur penunjang seperti perbaikan jalan tani, pembangunan gudang penyimpanan hasil panen, dan fasilitas pengeringan jagung untuk menjaga kualitas hasil pertanian. Tidak kalah penting, bimbingan teknis dan pendampingan pertanian berkelanjutan juga sangat dibutuhkan agar para petani dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tanam mereka.

Pos terkait

banner 468x60