Pada 1 Maret 2025, Bupati Kapuas Hulu bersama Wakil Bupati, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Ketua Umum DPP Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Dr. Oesman Sapta Odang (OSO), di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi atas undangan dan kesempatan untuk bertemu dengan sesama kepala daerah serta pimpinan Partai HANURA. Beliau berharap melalui pertemuan ini dapat terjalin sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan partai politik, guna mewujudkan pembangunan yang lebih optimal di Kapuas Hulu dan daerah lainnya.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan pusat, serta antar daerah, untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Beliau berharap agar semangat kebersamaan yang terjalin dalam acara tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Acara silaturahmi dan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting bagi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu untuk mempererat hubungan dengan pimpinan partai politik dan kepala daerah lainnya, serta sebagai ajang untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam memimpin daerah.
Banyak warga menilai positif kehadiran Bupati dan Wakil Bupati dalam acara ini, karena Menunjukkan bahwa pemimpin mereka aktif membangun komunikasi lintas politik dan daerah. Dinilai penting untuk memperluas jejaring dan pengaruh demi memperjuangkan aspirasi masyarakat Kapuas Hulu di tingkat nasional.
Karena acara dilakukan dalam suasana buka puasa bersama, warga merasa bahwa Pemimpin mereka menunjukkan kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan dan toleransi. Momen Ramadhan dimaknai sebagai saat yang tepat untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas.
Sebagian warga juga berharap agar acara seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi Menjadi jembatan untuk mendekatkan daerah ke pusat kekuasaan. Mendorong program pembangunan konkret, seperti peningkatan infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan publik.
Beberapa warga berharap agar Hubungan dengan partai politik tidak menimbulkan konflik kepentingan. Bupati tetap fokus pada kepentingan rakyat dan tidak terlalu terjebak dalam manuver politik yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.







