Bupati Sintang Beri Dorongan Agar Selalu Mensyukuri Usaha Bertani

banner 468x60

SINTANG-Rabu, 16 Juli 2025, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memberikan motivasi dan dorongan semangat kepada para petani di wilayah Kabupaten Sintang dalam sambutannya pada pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang Tahun 2025. Kegiatan ini bertempat di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora satu, Kabupaten Sintang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, Ketua DAD, Ketua Panitia, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta Tamu Undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Silahkan geser keatas untuk lanjut membaca

” Dan yang paling penting kita orang dayak umumnya bertani. Yang tentu petani kita dulu, kita hari ini tidaklah seperti yang dulu. Kita sekarang sebetulnya jadi petani banyak kemudahan, ada bantuan dari pemerintah walau tidak setiap saat. Cuma kita kalau bikin kelompok tani, yang jadi masalah hanya bikin kelompok tani yang apabila mendapat bantuan. Bantuan habis, kelompok tani pun hilang, nah pemerintah ada batasnya. Tapi kalau kita berangkat dari kita semua, saya rasa artinya kita harus bisa bekerja sama. Biar nanti kalau kita gawai ini, kalau kita sudah menjadi petani yang hebat, pengusaha yang hebat, kita gawai betul-betul ikhas karena betul-betul ada yang kita syukuri secara materi. Ini yang dapat kita syukuri untuk kita yang bisa berdiri di sini, terutama kesehatan maka bisa berdiri di sini semua itu berarti kita sehat ” Ungkap Bupati Sintang.

Masyarakat Kabupaten Sintang menyambut baik pesan yang disampaikan oleh Bupati Sintang dalam sambutannya saat pembukaan Pekan Gawai Dayak (PGD) di Betang Tampun Juah. Harapan Bupati agar petani senantiasa bersyukur atas hasil pertanian dan tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah dianggap sebagai dorongan moral yang penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi petani saat ini.

Banyak masyarakat menilai bahwa semangat bersyukur dan mandiri harus menjadi nilai utama dalam kehidupan bertani. Mereka menginginkan agar para petani bisa terus mengembangkan semangat kerja keras, kreativitas, dan kemandirian dalam mengelola lahan pertanian, tanpa sepenuhnya menggantungkan harapan pada bantuan eksternal.

Dengan semangat bersyukur dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan, masyarakat percaya bahwa pertanian di Sintang dapat menjadi sektor yang kuat, berkelanjutan, dan mampu menjadi sumber kesejahteraan yang adil bagi seluruh masyarakat.

Editor: Indri

Pos terkait

banner 468x60