Imam Budi Hartono Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Bercocok Tanam Dengan Cara Metode Urban Farming

Imam Budi Hartono Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Bercocok Tanam Dengan Cara Metode Urban FarmingImam Budi Hartono Ajak Warga Manfaatkan Lahan Tidur Untuk Bercocok Tanam Dengan Cara Metode Urban Farming

KOTA DEPOK — Setelah mendatangi dari tiga lokasi di wilayah khususnya Kota Depok, pada Rabu (18/1/2023). Diantaranya, Kecamatan Tapos, Sawangan, dan Cilodong. Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono membuktikan serta turut menyaksikan hasil panen jagung sebanyak 30 kilogram bersama Camat, Lurah, dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Delima Merah di RW 002 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Ia sangat mengapresiasi KWT Delima Merah yang telah melakukan penanaman jagung dan sejenis tanaman lainnya di atas lahan 1.400 meter persegi tersebut.

“Untuk itu, saya mengajak masyarakat yang memiliki lahan tidur harus bisa diproduktifkan sayang potensi tanah tidak dimanfaatkan. Kader KWT setempat siap untuk menanami pohon singkong, jagung, cabe dan lain-lain, ujar Imam.

Imam juga menjelaskannya bahwa masyarakat khususnya ibu-ibu di Depok sudah banyak yang bercocok tanam dengan metode urban farming. Hasil panen juga sudah bisa diproduksi untuk masyarakat luas.

“Artinya, agar lebih bermanfaat lagi lokasi perkebunannya ditambah dengan peternakan, pengelolaan sampah, dan lainnya supaya konsep pembangunan untuk semua terwujud. Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi ibu-ibu yang sudah jadikan lahan urban farming ini dengan baik, jelas orang nomor dua Kota Depok itu.

Sementara itu Iyus Prihatin, selaku Ketua KWT Delima Merah di wilayah RW 02 Kelurahan Kalibaru membenarkan, bahwa
kelompok ibu-ibu ini sudah mulai menanam sejak 2020, dengan memanfaatkan lahan tidur milik salah satu tokoh masyarakat setempat. “Jadi, selain jagung juga ditanami kacang tanah, pepaya, pisang, tomat, ubi, dan singkong. ‘Alhamdulillah’ hasil panen juga sudah kita jual ke masyarakat sekitar Cilodong, pungkasnya. FALDI