Istri Sekda Sintang Meninggal Dunia, Ratusan Masyarakat Hadiri Ibadah Pelepasan Jenazah

banner 468x60

Istri tercinta dari Kartiyus yang merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Maria Yosepa meninggal dunia pada Senin pagi, 19 Mei 2025 di RSUD AM Djoen Sintang karena sakit.
Almarhumah kemudian dimakamkan pada Selasa siang, 20 Mei 2025 di Pemakaman GKE Arimatea Sintang di Jalan Sintang-Pontianak Kecamatan Sungai Tebelian.
Pdt. Stanley W.A. Lalopua saat memimpin ibadah pelepasan jenazah di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang dalam kotbahnya menyampaikan bahwa ada tiga hal yang tidak bisa dilawan oleh manusia adalah dosa asal, penderitaan dan kematian.
“hari ini kita mengantarkan jenazah Maria Yosepa ke peristirahatan terakhir. Secara jasmani, ibu Maria Yosepa sudah tidak bersama dengan kita lagi. Tetapi secara rohani, roh beliau sudah hidup kekal bersama Bapa di surga” terang Pdt. Stanley W.A. Lalopua
“bagi keluarga yang ditinggalkan, sehari dua hari bahkan sebulan dua bulan, pasti akan merasa kesepian karena ditinggalkan oleh Ibu Maria Yosepa, yang sudah bertahun tinggal bersama. Yesus Kristus sudah berpesan, janganlah gelisah. Percayalah dan serahkan kepada Tuhan Yesus Kristus” pesan Pdt. Stanley W.A. Lalopua
Sementara Witarso yang memberikan sambutan mewakili keluarga yang berduka cita menyampaikan terima kasih atas kebersamaan siapa saja yang sudah hadir dan membantu keluarga yang berduka.
“almarhumah Maria Yosepa meninggalkan dua orang anak, satu menantu, satu cucu dan suami tercintanya Bapak Kartiyus. Malam nanti dan malam besok mulai pukul 19.00 ada ibadah penghiburan di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang” terang Witarso.

Masyarakat merasa sangat kehilangan. Almarhumah bukan hanya istri pejabat, tapi juga seorang ibu dan sahabat bagi mereka. Beliau sering hadir dalam kegiatan gereja, kegiatan sosial, dan tak segan membantu tanpa pamrih.

Masyarakat mengatakan bahwa Ibu adalah sosok yang sangat bersahaja. Meski statusnya sebagai istri pejabat tinggi, beliau tetap rendah hati dan peduli terhadap warga sekitar.

Suasana haru mewarnai ibadah pelepasan jenazah. Banyak warga yang datang dari jauh sebagai bentuk penghormatan terakhir. Ini menjadi bukti bahwa almarhumah meninggalkan kesan mendalam dan hubungan emosional yang kuat dengan masyarakat.

Masyarakat turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan, khususnya Bapak Sekda, diberi kekuatan dan ketabahan. Mereka akan terus mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Pos terkait

banner 468x60