Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu menggelar malam ramah tamah sebagai bentuk penyambutan dan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat beserta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Barat, yang tengah melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kapuas Hulu pada 22 januari 2025.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Bupati Kapuas Hulu, Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta jajaran Kejaksaan Negeri dan Kejati Kalbar. Malam ramah tamah ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada pimpinan lembaga penegak hukum di tingkat provinsi, tetapi juga sebagai upaya mempererat sinergi antara institusi kejaksaan dan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kepala Kejati Kalbar beserta rombongan, seraya menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. “Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi pembangunan dan penegakan hukum yang berkeadilan di Kapuas Hulu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejati Kalbar dalam sambutannya juga mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu serta menyatakan kesiapan lembaganya untuk mendukung upaya pemda dalam mendorong pembangunan dan penguatan supremasi hukum di daerah.
Malam ramah tamah ini diwarnai dengan penampilan seni budaya lokal yang menambah nuansa keakraban dan memperkenalkan kekayaan budaya Kapuas Hulu kepada para tamu.
Malam ramah tamah yang digelar antara Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Ketua IAD Wilayah Kalbar, dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mendapat respon positif dari berbagai elemen masyarakat. Acara ini dinilai bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dengan masyarakat.
Bagi masyarakat, kehadiran pimpinan Kejati Kalbar ke Kapuas Hulu memberikan kebanggaan tersendiri, sekaligus harapan bahwa perhatian terhadap penegakan hukum di daerah akan semakin meningkat.
Masyarakat juga menilai bahwa acara seperti ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun daerah dengan prinsip transparansi, keadilan, dan kerja sama lintas sektor. Dengan hubungan yang baik antara kejaksaan dan pemerintah daerah, diharapkan pelayanan publik akan semakin profesional dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat kecil.
Tak sedikit pula warga yang mengapresiasi dipertontonkannya seni budaya lokal dalam acara tersebut, karena memberi ruang bagi pelestarian budaya serta memperkenalkan kekayaan adat Kapuas Hulu kepada para tamu provinsi.
Harapan masyarakat ke depan, kegiatan seperti ini bisa menjadi awal yang baik untuk sinergi yang lebih nyata, terutama dalam hal penegakan hukum yang adil dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat di daerah.
Dengan terciptanya hubungan yang harmonis antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, masyarakat yakin pembangunan Kapuas Hulu dapat berjalan lebih bersih, aman, dan berpihak pada kepentingan rakyat.







