Bupati fransiskus diaan hadiri rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih bupati dan wakil bupati kapuas hulu dalam pemilihan serentak tahun 2024

banner 468x60

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu telah melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024, pada 10 januari 2025. Rapat yang digelar dengan tertib dan transparan ini berlangsung di aula KPU Kapuas Hulu, disaksikan oleh Forkopimda, Bawaslu, perwakilan partai politik, tokoh masyarakat, serta media massa.

Dalam rapat pleno tersebut, KPU secara resmi menetapkan pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara yang telah ditetapkan sebelumnya. Penetapan ini menjadi tahapan penting dan akhir dari rangkaian proses demokrasi lokal yang berlangsung aman, damai, dan demokratis.

Ketua KPU Kapuas Hulu menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan Pemilu 2024, termasuk aparat keamanan, penyelenggara di tingkat kecamatan dan desa, serta partisipasi masyarakat yang tinggi dalam memberikan hak pilihnya.

Kegiatan ini juga menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga integritas dan legitimasi demokrasi, di mana pilihan rakyat menjadi dasar utama dalam menentukan arah kepemimpinan daerah lima tahun ke depan.

Masyarakat Kapuas Hulu berharap, pasangan terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik, membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat, serta menjaga persatuan pasca pemilu.

Dengan penetapan ini, proses pemilihan kepala daerah resmi berakhir, dan kini saatnya seluruh elemen bersatu untuk membangun Kapuas Hulu yang lebih baik.

Pasca penetapan resmi pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024, masyarakat dari berbagai kalangan menyampaikan beragam harapan untuk masa depan daerah yang lebih baik.

Warga berharap pasangan terpilih mampu menjalankan amanah rakyat dengan integritas, keadilan, dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat luas, khususnya di bidang pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan ekonomi kerakyatan.

Harapan juga datang dari generasi muda dan kelompok adat, yang menginginkan pemerintah ke depan lebih serius dalam pelestarian budaya lokal, pengembangan potensi wisata, serta membuka ruang partisipasi pemuda dalam pembangunan.

Selain itu, masyarakat pedesaan menginginkan agar pemimpin baru lebih memperhatikan pemerataan pembangunan, terutama akses jalan, jaringan telekomunikasi, serta fasilitas pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat.

Tak kalah penting, masyarakat juga berharap pemimpin terpilih bisa menjaga stabilitas, membangun komunikasi terbuka, dan menyatukan semua elemen pasca-pemilu, demi menjaga harmoni dan kedamaian di tengah keberagaman yang ada.

Pos terkait

banner 468x60