Pada 6 maret 2025, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., menghadiri acara Buka Puasa Bersama dan Pisah Sambut yang digelar sebagai momentum perpisahan dan sambutan antara Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu periode 2021–2025 dengan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, serta unsur agama dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sukardi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak selama masa transisi kepemimpinan. Acara buka puasa bersama menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi antar pemimpin lama dan baru serta seluruh elemen masyarakat Kapuas Hulu.
Masyarakat berharap, kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk kerja sama dan kesinambungan pembangunan di Kapuas Hulu, agar roda pemerintahan dapat berjalan lancar dan sinergis demi kesejahteraan rakyat.
Masyarakat Kapuas Hulu menyambut hangat dan penuh harap acara buka puasa bersama serta pisah sambut antara Bupati dan Wakil Bupati periode 2021–2025 dengan periode 2025–2030. Mereka melihat momen ini sebagai simbol penting dari kesinambungan kepemimpinan dan kolaborasi yang akan membawa daerah menuju kemajuan yang lebih baik.
Masyarakat berharap agar kepemimpinan baru yang akan dilantik mampu melanjutkan dan meningkatkan program-program pembangunan yang telah berjalan, sekaligus membawa inovasi baru yang mampu menjawab tantangan dan kebutuhan terkini masyarakat Kapuas Hulu.
Dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban, warga berharap hubungan harmonis antara pemerintah lama dan baru dapat terjaga dengan baik, sehingga proses regenerasi kepemimpinan berjalan lancar dan tanpa hambatan.
Lebih jauh, masyarakat menginginkan agar para pemimpin yang baru mampu membawa visi yang inklusif, berorientasi pada kesejahteraan rakyat, dan memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kapuas Hulu.
Acara buka puasa bersama ini juga menjadi harapan bagi masyarakat agar nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong terus dijaga dan menjadi fondasi dalam pembangunan daerah ke depan.







