Wakil Bupati Kapuas Hulu Menghadiri Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati serta Pasangan Terpilih Periode 2025–2030

banner 468x60

Pada 16 januari 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengumuman pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu masa jabatan 2020–2025 serta pengumuman pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030. Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kapuas Hulu ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, didampingi Wakil Ketua dan dihadiri oleh para anggota DPRD, Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, DPRD secara resmi mengumumkan pemberhentian dengan hormat Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, dan Wakil Bupati Kapuas Hulu, wahyudi hidayat, karena telah berakhir masa jabatan mereka pada tahun 2025. Pengumuman ini dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sebagai bagian dari proses transisi kepemimpinan daerah yang tertib dan demokratis.

Selanjutnya, DPRD juga mengumumkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024. Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu, pasangan Fransiskus Diaan sebagai Bupati Kapuas Hulu dan Sukardi sebagai Wakil Bupati Kapuas Hulu dinyatakan sah dan resmi sebagai pasangan terpilih untuk periode masa jabatan 2025–2030.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengucapkan selamat kepada pasangan terpilih dan berharap agar dapat menjalankan amanah dengan integritas, komitmen, serta membawa perubahan positif bagi masyarakat Kapuas Hulu.

Rapat paripurna ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta rapat sebagai bentuk dukungan atas keberlanjutan pemerintahan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Dengan diumumkannya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu terpilih periode 2025–2030, masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu menyambutnya dengan penuh harapan. Harapan ini tidak hanya sekadar perubahan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup secara nyata di berbagai aspek.

Masyarakat menginginkan pemimpin yang dekat dengan rakyat, mampu mendengar suara dari desa-desa terpencil hingga pusat kota. Pelayanan publik yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik korupsi menjadi salah satu tuntutan utama. Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, akses listrik, dan jaringan komunikasi diharapkan terus ditingkatkan, terutama di daerah perbatasan dan pedalaman yang selama ini masih tertinggal.

Dalam bidang pendidikan dan kesehatan, warga berharap pemerintahan baru dapat menyediakan akses pendidikan yang merata dan berkualitas, serta pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, murah, dan memadai, baik dari segi fasilitas maupun tenaga medis.

Sektor pertanian, perikanan, dan UMKM juga menjadi titik harapan besar. Masyarakat menginginkan adanya dukungan nyata dalam bentuk pelatihan, bantuan permodalan, serta akses pasar agar potensi lokal dapat berkembang dan meningkatkan perekonomian daerah.

Tak kalah penting, masyarakat menaruh harapan besar terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup, terutama mengingat posisi Kapuas Hulu sebagai bagian dari kawasan konservasi. Warga ingin agar pembangunan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan, menjaga hutan, sungai, dan kekayaan hayati yang menjadi warisan penting untuk generasi mendatang.

Pos terkait

banner 468x60