Mewujudkan hunian layak untuk semua, Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H. menghadiri Rapat Koordinasi Teknis Perumahan Perdesaan di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri Jakarta Pusat, mendukung penuh Program Tiga Juta Rumah demi kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan, yang digelar oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman Direktorat Jendral Perumahan Perdesaan pada 29/4/2025.
Rakornis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program strategis nasional, khususnya pembangunan tiga juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh di perdesaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu untuk mendukung penuh program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan yang membutuhkan perhatian lebih.
“Program perumahan ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah perdesaan seperti Kapuas Hulu. Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat agar target nasional ini bisa tercapai,” sampai Bupati.
Rakornis ini dihadiri oleh pejabat tinggi kementerian/lembaga terkait, para kepala daerah dari seluruh Indonesia, serta para pemangku kepentingan di bidang perumahan dan kawasan permukiman.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesepahaman dan langkah konkret dalam pelaksanaan program perumahan rakyat, sejalan dengan visi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
Warga menginginkan adanya transparansi dalam pendataan penerima manfaat, serta distribusi bantuan yang adil agar tidak terjadi tumpang tindih atau ketimpangan sosial.
Dengan adanya program pembangunan 3 juta rumah, masyarakat juga berharap terbukanya peluang kerja di sektor konstruksi lokal sehingga dapat mengurangi pengangguran di daerah.
Diharapkan Bupati mampu menjalin kerja sama yang kuat dengan kementerian, pengembang, dan stakeholder lainnya agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Selain pembangunan rumah, masyarakat berharap pemerintah daerah juga memperhatikan akses jalan, air bersih, listrik, dan fasilitas umum lainnya di sekitar kawasan perumahan.







