Bupati dan wakil bupati kabupaten kapuas hulu mengikuti Gladi bersih menuju Istana Presiden

banner 468x60

Pada Rabu, 19 Februari 2025, Bupati Kapuas Hulu terpilih, Fransiskus Diaan, bersama Wakil Bupati Sukardi, mengikuti gladi bersih sebagai bagian dari persiapan pelantikan kepala daerah serentak di Istana Kepresidenan Jakarta.

Mereka bersama 480 kepala daerah lainnya mengikuti latihan baris-berbaris dan pengarahan teknis di kawasan Monas sebelum melanjutkan prosesi kirab menuju Istana Merdeka.Seluruh peserta mengenakan pakaian dinas upacara dan diiringi oleh pasukan drumband.Meskipun cuaca mendung dan gerimis, semangat peserta tetap tinggi, mencerminkan kesiapan mereka untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah.

Pelantikan resmi oleh Presiden Prabowo Subianto berlangsung pada Kamis, 20 Februari 2025, di Istana Kepresidenan Jakarta. Setelah pelantikan, para kepala daerah mengikuti retret di Akademi Militer Magelang untuk pembekalan lanjutan.

Banyak warga merasa bangga karena pemimpin mereka ikut serta dalam pelantikan skala nasional di Istana Presiden. Hal ini dianggap sebagai momen penting yang mengangkat nama Kapuas Hulu di tingkat nasional.

Warga menilai kehadiran Fransiskus dan Sukardi di acara kenegaraan adalah simbol dari awal baru. Mereka berharap momen ini bukan sekadar seremoni, tetapi awal dari kerja nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.

Kehadiran dua figur yang dikenal dekat dengan rakyat menimbulkan optimisme bahwa lima tahun ke depan akan lebih baik, terutama dalam pembangunan desa-desa tertinggal.

Masyarakat pedalaman sangat berharap adanya perhatian serius terhadap infrastruktur dasar seperti jalan dan listrik yang selama ini tertinggal.

Warga menginginkan birokrasi yang lebih cepat dan efisien, terutama dalam pelayanan administrasi, kesehatan, dan pendidikan.

Harapan besar tertuju pada program-program yang mendukung pertanian, perikanan, dan UMKM lokal agar masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi.

Ada harapan kuat agar kepemimpinan ini bersih, transparan, dan tidak terjebak pada praktik nepotisme atau korupsi yang merugikan rakyat.

Kapuas Hulu dikenal sebagai bagian dari jantung Borneo. Masyarakat mengharapkan adanya perlindungan serius terhadap hutan dan sungai yang menjadi sumber hidup dan identitas mereka.

Pos terkait

banner 468x60