Makna Gawai Dayak Menurut Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny: Bersyukur Atas Hasil Panen

banner 468x60

SINTANG – 19 Juli 2025 Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan bahwa Gawai Dayak bukan sekadar pesta adat, melainkan merupakan bentuk nyata rasa syukur masyarakat Dayak atas hasil panen dan berkat kehidupan yang telah diterima sepanjang tahun. Menurutnya, Gawai Dayak adalah momen penting untuk merefleksikan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta dalam harmoni budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Florensius Ronny menegaskan bahwa Gawai Dayak merupakan ungkapan syukur yang mendalam kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah. Panen yang berhasil bukan semata hasil kerja keras manusia, tetapi juga anugerah dari Tuhan dan doa restu dari para leluhur. Dalam suasana Gawai, masyarakat diajak untuk bersama-sama berterima kasih melalui upacara adat, tarian, nyanyian, dan berbagai simbol tradisional yang sarat makna spiritual.

Menurut beliau, makna Gawai juga terletak pada semangat kebersamaan dan pelestarian warisan budaya. Melalui Gawai, generasi muda diperkenalkan pada identitas Dayak dan nilai-nilai adat istiadat yang luhur, seperti gotong royong, saling menghormati, dan hidup selaras dengan alam.

Florensius Ronny juga menyampaikan bahwa Gawai adalah momentum persatuan. Tidak hanya sebagai pesta adat masyarakat Dayak, tetapi juga sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antar suku, agama, dan budaya di Kabupaten Sintang. Ia berharap agar perayaan ini terus dijaga dan dilestarikan sebagai warisan budaya yang membanggakan.

Menurutnya, perayaan Gawai Dayak juga menjadi wadah penting untuk melestarikan nilai-nilai adat dan kebudayaan Dayak yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Ia berharap generasi muda dapat turut serta menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya yang dimiliki, bukan hanya sebagai warisan, tetapi sebagai jati diri masyarakat Dayak itu sendiri.

Dengan demikian, Gawai Dayak menurut Wakil Bupati Sintang bukan hanya bentuk rasa syukur atas hasil panen, melainkan juga simbol dari kekuatan budaya, spiritualitas, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Dayak di Bumi Senentang.(Agung)

Pos terkait

banner 468x60