Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di halaman kantor Dinas Pertanian, pada 25 maret 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang didorong oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau menjelang hari besar keagamaan.
Gerakan Pangan Murah di Kapuas Hulu menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, serta komoditas sayuran dan bumbu dapur dengan harga di bawah pasaran. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai kecamatan.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah juga menjadi upaya untuk menekan laju inflasi daerah serta mempercepat distribusi pangan dari pelaku usaha dan petani lokal langsung ke masyarakat.
Kegiatan ini turut melibatkan pelaku UMKM, koperasi tani, distributor pangan, serta Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai penyedia bahan pangan berkualitas dan terjangkau.
Masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi sejak pagi hari. Salah satu warga dari Kecamatan Putussibau Selatan menyampaikan rasa senangnya bisa membeli kebutuhan Lebaran dengan harga yang lebih murah dibanding harga pasar.
Warga juga berharap agar kegiatan semacam ini rutin digelar, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan dan saat harga pangan mulai tidak stabil.
Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan kestabilan harga pangan pokok di Kapuas Hulu, sekaligus mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga mengaku terbantu dengan tersedianya bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan di pasar umum, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri di mana harga-harga cenderung naik.
Beberapa warga juga mengapresiasi keterlibatan petani dan pelaku UMKM lokal yang ikut menjajakan produk mereka di Gerakan Pangan Murah. Ini tidak hanya membantu konsumen, tetapi juga memberikan ruang bagi produsen lokal untuk menjual produknya secara langsung.
Dengan adanya GPM ini, masyarakat berharap pemerintah dapat terus menggelar program serupa tidak hanya saat menjelang hari besar, tetapi juga ketika harga pangan mulai mengalami kenaikan tajam agar stabilitas harga tetap terjaga dan masyarakat kecil tidak terlalu terdampak.







