Sintang, 9 Juli 2025 – Kehadiran Wakil Bupati Sintang, Bapak Florensius Ronny, dalam Program Penanaman Jagung Serentak Kuartal III menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dalam mendukung inisiatif ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan perhutanan sosial, Desa Gurung Kempadik, Kecamatan Tebelian, Kabupaten Sintang.
Wakil Bupati Ronny menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sintang, terutama dengan dukungan penuh dari Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sintang, AKBP I Nyoman Budi Artawan. Kapolres Sintang telah berupaya keras untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Sintang, khususnya dalam produksi jagung.
“Saya bersama Bapak Kapolres serta seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten, hari ini melaksanakan kegiatan yang diinisiasi oleh Bapak Kapolri terkait dengan penanaman jagung kuartal III,” ujar Wakil Bupati Sintang. Beliau menambahkan, “Seluas 144 hektar, kami dari Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh, dan memang inisiator serta pelaku utama dalam program penanaman jagung ini adalah dukungan dari Bapak Kapolres.”
Kegiatan penanaman jagung ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kehutanan, yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Acara pembukaan dipimpin secara daring oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dari Desa Selojari, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah.
Dalam upaya mewujudkan misi ketahanan pangan di Kabupaten Sintang, khususnya untuk komoditas jagung, Wakil Bupati Sintang menyatakan dukungan penuh dan optimisme bahwa target penanaman seluas 144 hektar di Kabupaten Sintang dapat tercapai.
“Kami yakin untuk Kabupaten Sintang, pada kuartal III, luasan 144 hektar mampu terealisasi. Dengan demikian, untuk tahun 2026, kami berupaya agar dapat lebih baik, sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Bapak Presiden. Mudah-mudahan Kabupaten Sintang pada tahun 2026 sudah bisa mencapai swasembada pangan jagung,” kata Florensius Ronny, menegaskan visi jangka panjang pemerintah daerah.
Wakil Bupati juga menyatakan bahwa pihaknya akan mendiskusikan kembali bersama Kapolres terkait perawatan tanaman jagung kuartal III yang telah ditanam. Mengenai aspek penjualan hasil panen jagung, Wakil Bupati mengakui bahwa sudah ada beberapa pihak penampung hasil panen jagung kuartal III. (Red)
“Mengenai pupuk, nanti akan kami diskusikan lebih lanjut dengan Bapak Kapolres. Bahkan, kami sudah memperhitungkan hingga ke pembelinya nanti, ada beberapa perusahaan terbatas
(PT), dan juga ada pembeli lokal di Kabupaten Sintang, yaitu salah satu Credit Union (CU) yang siap menampung hasil panen jagung di Kabupaten Sintang,” pungkasnya, menunjukkan perencanaan komprehensif dari hulu ke hilir.







