Sintang, 9 Juli 2025 – Wakil Bupati Sintang, Bapak Florensius Ronny, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menghadiri Program Tanam Jagung Serentak Kuartal III yang diinisiasi oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sintang, AKBP I Nyoman Budi Artawan. Kegiatan ini berlangsung di lahan perhutanan sosial Desa Gurung Kempadik, Kecamatan Tebelian.
Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta juga mendengarkan arahan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang memimpin program secara daring dari Desa Selojari, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Kapolri saat itu memimpin Program Tanam Jagung Serentak Kuartal III di 36 wilayah di Indonesia, dengan total luasan mencapai 795.339,53 hektar.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Kepolisian Republik Indonesia menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektar lahan. Apabila target 1 juta hektar ini tercapai, diperkirakan hasil panen jagung dapat mencapai 4 hingga 10 juta ton.
“Pada kuartal III tahun 2025, dilakukan penanaman pada lahan seluas 168.432,23 hektar, yang terdiri dari 117.510,29 hektar lahan perhutanan sosial yang telah ditanami, serta 48.082,40 hektar lahan produktif dan 2.839,54 hektar lahan perhutanan sosial yang akan dilakukan penanaman pada hari ini,” papar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berkaitan dengan target nasional ini, Wakil Bupati Florensius Ronny berharap Kabupaten Sintang dapat mencapai swasembada pangan pada tahun 2026, khususnya untuk komoditas jagung.
“Untuk tahun 2026, kami berupaya agar dapat lebih baik, sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Bapak Presiden. Mudah-mudahan Kabupaten Sintang pada tahun 2026 sudah bisa swasembada pangan jagung,” kata Florensius Ronny saat dimintai keterangan oleh awak media.
Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen penuh untuk mendukung program tanam jagung ini dan akan terus bersinergi dengan jajaran Forkopimda guna mewujudkan misi Astacita kedua Presiden Prabowo, yaitu penguatan ketahanan pangan. Sebagai bukti komitmen, pada
7 April 2025 lalu, Kabupaten Sintang juga telah berpartisipasi dalam kegiatan panen raya padi serentak di 14 provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo secara daring.
Partisipasi aktif ini membuktikan besarnya potensi pertanian di Kabupaten Sintang, meskipun dihadapkan pada tantangan geografis. Berdasarkan data dari laporan kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Sintang tahun 2019, wilayah Kabupaten Sintang didominasi oleh topografi perbukitan seluas sekitar 13.573,75 km², atau sekitar 62,74 persen dari total luas Kabupaten Sintang yang mencapai 21.635 km².
Secara rinci, luas wilayah Kabupaten Sintang berdasarkan ketinggian terdiri dari 806.125 hektar wilayah datar dan 1.357.375 hektar wilayah bukit dan gunung. Data ini bersumber dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sintang, menegaskan potensi besar yang tetap dapat dikembangkan di tengah karakteristik geografis yang ada.(Red)







