KAPUAS HULU – Selasa 20 Januari 2026, Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi, S.M., secara resmi menutup Open Tournament Lomba Sampan Bidar Tradisional 8 Pekayuh Putra “Bupati Cup” Tahun 2026. Penutupan ini bertempat di perairan Sungai Selimbau.
Penutupan turnamen tersebut menandai berakhirnya rangkaian perlombaan sampan bidar tradisional yang sejak awal pelaksanaannya telah menarik perhatian masyarakat, baik dari Kecamatan Selimbau maupun dari berbagai wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu. Ribuan warga tampak memadati bantaran sungai untuk menyaksikan langsung adu kecepatan dan kekompakan para atlet dayung tradisional.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas Hulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Wakil Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu akan terus mendukung kegiatan olahraga tradisional dan event-event budaya daerah, karena selain mempererat silaturahmi antarwarga, kegiatan ini juga mampu mendorong sektor pariwisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.
Turnamen “Bupati Cup” Tahun 2026 ini diikuti oleh puluhan tim sampan bidar dari berbagai kecamatan. Setiap tim menampilkan kekompakan, teknik, dan semangat sportivitas yang tinggi dalam setiap babak perlombaan, sehingga menciptakan suasana kompetisi yang seru dan penuh antusiasme.
Di akhir acara, Wakil Bupati Kapuas Hulu secara simbolis menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba, sekaligus menutup secara resmi rangkaian Open Tournament Lomba Sampan Bidar Tradisional 8 Pekayuh Putra “Bupati Cup” Tahun 2026.
Masyarakat Selimbau menyambut baik pelaksanaan turnamen ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Mereka menilai lomba sampan bidar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya sungai serta wadah pembinaan atlet olahraga tradisional di Kabupaten Kapuas Hulu.







