Wakil Bupati Sintang Hadiri RAKORNIS TMMD Retgas ke-125 Tahun 2025

banner 468x60

SINTANG-Kamis, 10 Juli 2025, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny menghadiri dan mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (RAKORNIS) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Retgas ke-125 Tahun 2025 yang diselenggarakan secara virtual melalui video konferensi. Kegiatan ini bertempat di Kodim 1205 Sintang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sintang, Kepala Staf Korem 121 ABW, Komandan Kodim 1205 Sintang, para perwira TNI, dan tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.

Bacaan Lainnya

Silahkan geser keatas untuk lanjut membaca

RAKORNIS TMMD Regtas ke-125 mengangkat tema:
“Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Keamanan Nasional di Wilayah.”
Tema ini menggambarkan semangat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa dan memperkuat ketahanan wilayah.

Wakil Bupati Florensius Ronny menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberlanjutan program TMMD yang selama ini telah terbukti memberikan dampak nyata dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah tertinggal dan perbatasan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program ini, khususnya untuk menjawab tantangan akses infrastruktur dan pelayanan dasar yang masih dirasakan masyarakat di pelosok.

TMMD ke-125 tahun 2025 diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang merata dan inklusif, serta memperkuat stabilitas keamanan melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif.

Pemerintah Kabupaten Sintang sendiri menyatakan komitmen penuh untuk mendukung kegiatan TMMD dari sisi perencanaan, pendanaan, hingga keterlibatan lintas OPD agar pelaksanaannya berjalan maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.

Masyarakat Kabupaten Sintang menyambut baik pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun 2025 yang kembali digelar sebagai wujud nyata sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam membangun wilayah pedesaan. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah konkret yang menyentuh langsung kebutuhan warga, terutama di daerah terpencil, perbatasan, dan kurang berkembang.

Masyarakat berharap TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, seperti perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, rumah layak huni, dan sarana ibadah, tetapi juga menyasar pembangunan non-fisik, seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pelatihan keterampilan, serta edukasi pertanian dan UMKM. Kegiatan semacam ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat desa.

Masyarakat juga menaruh harapan besar agar program TMMD kali ini benar-benar menyentuh wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh pembangunan secara optimal, terutama desa-desa yang berada di kawasan perbatasan atau yang sulit dijangkau karena keterbatasan infrastruktur.

Editor: Indri

Pos terkait

banner 468x60