Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menghadiri Wisuda ke-X Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) se-Kecamatan Boyan Tanjung yang dilaksanakan di Masjid Al-Iman, Nanga Danau, pada Minggu 29 juni 2025.
Sukardi mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para guru ngaji, ustaz dan ustazah, serta seluruh panitia yang telah mendidik dan membina generasi muda Islam di boyan tanjung
“Pendidikan Al-Qur’an merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia. Saya berharap para santri terus melanjutkan belajar dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sukardi.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus berkomitmen mendukung kegiatan pendidikan keagamaan, baik melalui pembinaan, fasilitas, maupun program keagamaan lainnya.
Kehadiran Wakil Bupati Kapuas Hulu dalam acara Wisuda ke-X Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) se-Kecamatan Boyan Tanjung disambut hangat dan penuh antusias oleh masyarakat. Momentum ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga membawa harapan besar bagi peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di daerah. Masyarakat berharap bahwa dengan perhatian dan dukungan langsung dari pemerintah daerah, pendidikan Al-Qur’an di wilayah pedalaman seperti Boyan Tanjung dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
Masyarakat menginginkan adanya peningkatan fasilitas dan sarana pendukung untuk TPA/TPQ, termasuk penyediaan Al-Qur’an, buku-buku keagamaan, perlengkapan belajar, hingga perbaikan infrastruktur tempat belajar. Selain itu, mereka berharap para ustadz dan ustadzah yang mengabdikan diri untuk mendidik generasi muda mendapatkan pelatihan rutin, insentif yang layak, serta dukungan moril dan material dari pemerintah.
Warga juga berharap kehadiran Wakil Bupati ini menjadi awal dari sinergi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan lembaga-lembaga pendidikan non-formal berbasis keagamaan. Mereka ingin agar wisuda ini tidak hanya menjadi acara tahunan, melainkan dijadikan sebagai bagian dari program pembinaan karakter anak-anak yang kuat dalam nilai-nilai agama, cinta Al-Qur’an, dan berakhlak mulia.
Masyarakat Boyan Tanjung menaruh harapan besar bahwa generasi muda yang telah diwisuda akan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat sebagai bekal untuk membangun Kapuas Hulu yang religius, harmonis, dan bermartabat.







