Pontianak, Sabtu, 12 Juli 2025, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., secara resmi melepas keberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Kapuas Hulu dari Asrama Haji Pontianak menuju Kabupaten Kapuas Hulu pada hari Sabtu, 12 Juli 2025.
Acara pelepasan tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai selesainya rangkaian ibadah haji yang telah dilaksanakan oleh para jemaah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas Hulu menyampaikan rasa syukur atas kembalinya para jemaah dalam keadaan sehat dan selamat, serta berharap para jemaah menjadi haji yang mabrur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada para jemaah haji. Semoga pengalaman spiritual ini membawa keberkahan bagi diri pribadi, keluarga, dan masyarakat,” ujar Sukardi.
Rombongan jemaah haji akan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Kapuas Hulu dengan pengawalan dari pihak terkait guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
Masyarakat berharap perhatian yang ditunjukkan Wakil Bupati dalam urusan haji dapat terus berlanjut dan meluas ke semua aspek kehidupan keagamaan, baik itu dalam bentuk pembinaan, fasilitasi kegiatan keagamaan, maupun peningkatan pelayanan publik yang bernuansa religius.
Diharapkan pemerintah daerah, melalui Wakil Bupati, terus memperjuangkan peningkatan kuota, kenyamanan, dan pelayanan bagi calon jemaah haji di tahun-tahun mendatang, termasuk memperbaiki sarana prasarana dan sistem bimbingan haji di daerah.
Kehadiran langsung dalam momen keagamaan seperti ini dinilai sebagai bukti kedekatan dan empati seorang pemimpin. Masyarakat berharap Wakil Bupati tetap rendah hati dan sering turun langsung ke lapangan dalam kegiatan sosial dan spiritual masyarakat.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi simbol semangat toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman keyakinan di Kapuas Hulu, serta menjadi pemersatu masyarakat dalam suasana religius yang damai dan harmonis.
Masyarakat berharap perhatian terhadap jemaah haji ini menjadi awal dari perhatian yang lebih luas terhadap kegiatan keagamaan lain, seperti pembinaan santri, guru ngaji, tokoh agama, dan pembangunan rumah ibadah.







