Wakil Bupati Kapuas Hulu Resmi Buka Survei Re-Akreditasi RSUD Badau: Tegaskan Pentingnya Layanan Kesehatan di Wilayah Perbatasan

banner 468x60

KAPUAS HULU – Selasa 2 Desember 2025, Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi, S.M., secara resmi membuka kegiatan Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Kegiatan ini bertempat di Badau.

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua DPRD Kapuas Hulu, Kepala BAPPEDA, Kepala dinas kesehatan P2KB serta perwakilan dari OPD kabupaten Kapuas hulu, camat Badau, camat Puring Kencana, camat Empang, para temanggung, tokoh masyarakat, serta jajaran manajemen RSUD, tenaga medis, serta staf pendukung.

Bacaan Lainnya

Silahkan geser keatas untuk lanjut membaca

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan posisi strategis RSUD Badau yang berada di kawasan perbatasan negara.
Beliau menyampaikan bahwa keberadaan rumah sakit ini memiliki nilai ganda: tidak hanya sebagai penyedia layanan medis bagi masyarakat, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dan kedaulatan bangsa dalam memastikan seluruh warga negara mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berkeadilan tanpa terkecuali.
“Saya menyambut baik kegiatan re-akreditasi ini karena merupakan langkah penting untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di daerah kita,” Hal ini dinilai sejalan dengan visi misi pemerintah daerah dalam mewujudkan Kapuas Hulu yang semakin hebat.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan RSUD Badau atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen dalam mempersiapkan proses re-akreditasi ini. Beliau berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan dan inovasi berkelanjutan, sehingga RSUD Badau dapat menjadi pilihan utama masyarakat di daerah perbatasan.

Masyarakat Badau dan sekitarnya menyambut baik pelaksanaan survei re-akreditasi RSUD Badau. Mereka menilai kegiatan ini sebagai langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Masyarakat berharap re-akreditasi ini benar-benar membawa perubahan positif, tidak hanya dari sisi penilaian, tetapi juga berdampak langsung pada pelayanan sehari-hari yang mereka rasakan. Warga menginginkan pelayanan yang lebih cepat, ramah, dan profesional, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Pos terkait

banner 468x60