Wakil Bupati Sukardi menutup perayaan Gawai Dayak Ke IX Desa Entibab

banner 468x60

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi S.M., secara resmi menutup perayaan Gawai Dayak Ke IX Desa Entibab Kecamatan Silat Hulu. Rabu, 26/6/2025
Turut hadir Wakil Gubernur Kaliamantan Barat, para Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Forkofimda Kabupaten Kapuas Hulu, Camat Silat Hulu, Kepala Desa Entibab Kecamatan Silat Hulu, Tokoh Adat beserta Tokoh Masyarakat.

Sukardi S.M. menekankan pentingnya pelestarian adat sebagai pondasi identitas dan moral generasi muda Dayak di era modern saat ini.

Bacaan Lainnya

Silahkan geser keatas untuk lanjut membaca

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal, agar tetap lestari dan relevan meski di tengah arus globalisasi.

Penutupan Gawai Dayak oleh Wakil Bupati menandai keberhasilan desa Entibab dalam menyelenggarakan perayaan yang tidak hanya meriah secara adat, tetapi juga edukatif menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Dayak. Momentum ini menjadi contoh bagaimana adat dan modernitas dapat bersinergi demi keberlangsungan warisan budaya.

Masyarakat Desa Entibab menyambut hangat kehadiran dan peran aktif Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, dalam menutup Perayaan Gawai Dayak ke-IX. Kehadiran beliau tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan adat dan tradisi masyarakat Dayak.

Masyarakat berharap agar momentum Gawai Dayak ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan juga menjadi sarana yang berkelanjutan untuk memperkuat identitas budaya, mempererat persaudaraan antarwarga, serta meningkatkan semangat gotong-royong. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat Desa Entibab menginginkan agar kegiatan budaya seperti ini terus ditingkatkan, baik dari segi skala, partisipasi, maupun dukungan anggaran.

Masyarakat juga berharap agar pemerintah daerah melalui Wakil Bupati Sukardi dapat lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur di desa, seperti akses jalan, sarana pendidikan, dan fasilitas kesehatan. Mereka percaya bahwa pelestarian budaya dan kemajuan pembangunan harus berjalan beriringan, sehingga kesejahteraan masyarakat tidak hanya terjaga secara adat tetapi juga meningkat secara ekonomi dan sosial.

Warga Desa Entibab berharap bahwa keberadaan dan perayaan Gawai Dayak dapat terus diwariskan kepada generasi muda dan menjadi bagian penting sebagai daerah yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal.

Pos terkait

banner 468x60