Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menghadiri acara silaturahmi bersama Manajer PLN UP3 Sanggau dan Kepala PLN Putussibau, yang dirangkaikan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) untuk Gedung Pelayanan Satu Atap Kabupaten Kapuas Hulu, pada kamis, 21 juli 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dengan PLN dalam rangka mendukung kelancaran operasional layanan publik yang terintegrasi, efisien, dan berbasis digital di Gedung Pelayanan Satu Atap.
Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara PLN dan Pemerintah Daerah. Ia menegaskan bahwa ketersediaan listrik yang andal merupakan salah satu faktor penentu dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Sanggau, mengungkapkan komitmen PLN dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di daerah, khususnya wilayah perbatasan seperti Kapuas Hulu.
Selain penandatanganan SPJBTL, pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi dan koordinasi terkait penguatan jaringan listrik di sejumlah wilayah pedalaman yang masih membutuhkan perhatian khusus.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaboratif, dengan harapan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut demi mewujudkan Kapuas Hulu yang maju dan berdaya saing.
Masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu menyambut penuh harapan atas langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui kegiatan silaturahmi Bupati Kapuas Hulu dengan Manajer PLN UP3 Sanggau dan Kepala PLN Putussibau, yang dirangkaikan dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) untuk Gedung Pelayanan Satu Atap.
Masyarakat juga menaruh harapan besar agar kerja sama ini menjadi awal dari peningkatan kualitas infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah Kapuas Hulu, termasuk daerah-daerah pedalaman dan perbatasan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses listrik. Bagi mereka di kecamatan-kecamatan terpencil, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi berkaitan langsung dengan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.







